Judul : Fahri Hamzah minta Menkes klarifikasi pemecatan dr Terawan oleh IDI
link : Fahri Hamzah minta Menkes klarifikasi pemecatan dr Terawan oleh IDI
Fahri Hamzah minta Menkes klarifikasi pemecatan dr Terawan oleh IDI

Iniberitalengkap - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Menteri Kesehatan Nila Moeloek untuk memberikan klarifikasi terkait praktik 'cuci otak' yang dilakukan dr Terawan, yang membuatnya sampai dipecat IDI. Karena dia melihat dalam masalah ini hanya pro kontra aliran baku dan tidak baku dalam bidang kesehatan.
"Ini kan melibatkan dokter pribadi Presiden, mbok ya duduk dong menteri kesehatannya, rekonsiliasi dong, apa ini, tidak boleh mengintervensi hal yang sifatnya scientific ya. Tetapi maksud saya kalau ini dianggap dua aliran pemikiran ya aliran pemikiran," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Rabu (4/4).
Menurut Fahri, ada dua pertentangan antara dua aliran pemikiran. Pertama, aliran yang alternatif seperti dr Terawan, dan juga aliran baku seperti organisasi profesi seperti IDI.
"Dugaan saya, ini ada dua struktur, istilah orang tuh school of thought, aliran pemikiran, aliran pemikiran yang seperti dokter Terawan ini, sama aliran pemikiran struktur organisasi organisasi profesi kedokteran seperti IDI, dokter saraf dan sebagainya," jelasnya.
Fahri enggan berspekulasi apakah pemecatan ini terkait dengan perebutan posisi direktur RSPAD. Karenanya dia menyarankan Menteri Kesehatan segera memberikan penjelasan supaya masyarakat tidak dibingungkan
"Ayolah menteri kesehatan, mendudukkan perkaranya gitu. Supaya clear juga di masyarakat," tutupnya.
Demikianlah Artikel Fahri Hamzah minta Menkes klarifikasi pemecatan dr Terawan oleh IDI
Sekianlah artikel Fahri Hamzah minta Menkes klarifikasi pemecatan dr Terawan oleh IDI kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Fahri Hamzah minta Menkes klarifikasi pemecatan dr Terawan oleh IDI dengan alamat link https://iniberitalengkap.blogspot.com/2018/04/fahri-hamzah-minta-menkes-klarifikasi.html

No comments:
Post a Comment