Breaking

Tuesday, April 24, 2018

Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger

Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger - Hallo sahabat Semua Berita Terlengkap Dan Terupdate, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel peristiwa, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger
link : Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger

Baca juga


Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger



Iniberitalengkap - Kapal MV Ever Judger 2 disita polisi saat sedang tambat di perairan Pelabuhan Semayang, Kalimantan Timur, Selasa (24/4). Kapal berbendera Panama itu dijadikan barang bukti dalam kasus patah dan putusnya pipa penyalur minyak mentah Pertamina di Teluk Balikpapan.
"Sesuai perintah Pengadilan Negeri Balikpapan," kata Direktur Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kaltim Komisaris Besar (Kombes) Polisi Yustan Alpiani di Jetty Chevron di Pelabuhan Semayang. Dikutip dari Antara.
Menurut Alpiani, polisi memasang poster tanda penyitaan di kapal, dan mulai Selasa malam menempatkan empat personel berjaga di kapal. "Bergantian, dengan dua sif," terangnya.
Anak buah kapal berbobot mati 80.000 ton tersebut akan diurus sepenuhnya oleh agen kapal. Sejak diselamatkan dari kebakaran minyak yang tumpah pada Sabtu tersebut, mereka tidak lagi naik ke kapal.
Namun demikian, polisi meminta Imigrasi mencekal mereka untuk keperluan penyidikan. Mereka juga termasuk dalam 54 orang yang sudah diperiksa polisi sebagai saksi.
Penyitaan ini dilakukan setelah 22 hari polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan. Penyitaan dilakukan setelah pipa yang patah berhasil diangkat dan disusun di darat seperti kondisinya di bawah laut.
Kapal MV Ever Judger 2 adalah kapal kargo curah. Masuk ke perairan Teluk Balikpapan pada Kamis (29/3) untuk mengambil muatan batu bara di Jetty Gunung Bayan di utara Teluk Balikpapan.
Pada Jumat (30/3) malam, menurut Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Semayang Sanggam Marihot, kapal sudah kembali mengarah ke laut lepas dengan kargo 78.000 ton batu bara.
Namun, menurut Kombes Alpiani, pada Sabtu dini hari, saat diketahui tumpahan minyak mulai menyebar, hanya MV Ever Judger yang ada di titik patahan pipa Pertamina.
Tumpahan minyak kemudian menjadi kebakaran besar di laut pada pukul 10.30-11.30 siang, menewaskan lima pemancing di Teluk Balikpapan, dan kemudian minyak menyebar mencemari kawasan seluas 12,7 ribu hektare yang membuat satu mamalia laut langka pesut Orcaella brevirostris ditemukan tewas keesokan harinya.
Garis pantai sepanjang 150 km juga tercemar dan ribuan orang di Balikpapan dan Penajam mengalami sesak napas, mual-mual, dan muntah karena tidak kuat mencium bau minyak. 


Demikianlah Artikel Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger

Sekianlah artikel Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kasus pipa Pertamina patah, polisi sita Kapal MV Ever Judger dengan alamat link https://iniberitalengkap.blogspot.com/2018/04/kasus-pipa-pertamina-patah-polisi-sita.html

No comments:

Post a Comment

Adbox